Kisah Blog Ini

Blog ini adalah laman yang bisa dibilang re-invented. Saya lupa beberapa tahun lalu saya pernah mendaftar untuk sebuah blog. Saya menemukannya kembali beberapa hari terakhir ini, di bulan April 2015. Itupun karena seorang kawan mengirim email yang berisi pertanyaannya mengapa saya tak pernah mengupdate isi blog saya. Saya malah bertanya, dalam hati, “oh, saya punya blog ya?”

Demikianlah. Setelah agak kesulitan masuk kembali –sambil mengingat-ingat alamat email yang saya gunakan dan apa kata sandinya, saya akhirnya bisa mengakses kembali dashboard blog ini. Lalu seperti menemukan kebun yang tersembunyi di balik semak, saya mulai menemukan keasyikan saat merapikan tampilan dan memeriksa beberapa naskah yang ternyata banyak masih dalam bentuk draft itu.

Jadi, apapun yang Anda temukan di sini, tentu bukanlah suguhan yang sudah dipersiapkan secara cukup terhormat untuk bisa dihidangkan. Tetapi inilah pilihan yang tersisa pada saat ini dari saya; sebuah kebun tak rapi yang baru ditemukan bersembunyi di balik gerumbul semak.

Bukan pemandangan yang mempesona, memang, tetapi saya berharap tak ada sampah di situ. Karena sekian lama tak diambah, selama itu pulalah saya tak menyampah. Karenanya pula saya tak berani jamin, setelah kembali saya temukan, kebun ini tak makin bebas dari pesing dan anyir karena ulah saya sendiri. Occupying often just druggling.

Silahkan masuk dan melihat-lihat. Relakan sebuah jejak agar saya tak segera mengantuk.