JUMPAKU

Itu hari bisa terbayang semuanya
Setiap menitnya
Warna langitnya
Bau tanah dan anginnya

Menebak jalan cerita
Setiap katanya
Kisah pembicaraan
Atau sekedar inisiatif akan ada pada siapa

Yang sulit dibayangkan
Adalah sinar mata
Bagaimana saat itu terjadi
Apa yang akan mata ini akibatkan

Mata tak pernah berdusta
Tidak pula ia mudah diterka
Apa ujar yang akan diceritakannya

Benar,
Jalan cerita tak menentu jika tak segera bertukar kata-kata sebenarnya

Reach

We’ve been so knowing. Yet annoying.
We hold everything inside for a reason.
The question that never been asked.
Now we kept it. For good. No need to an answer.

Rekaman

karena hal yang tak dapat
kau hentikan terus terputar
di pikiranmu
adalah hal yang hatimu
tak dapat menghapusnya

Menyepi Di Pasar

Berdirilah sendiri
Tanpa siapapun di sampingmu
Tanpa Siapapun di hatimu
Hadirkan dirimu saja
Sunyi

Berbatas lantai tempatmu berdiri
Sekelilingmu tiada
Hanya langit jasmani di atasmu
Kau berada di padang tak berwarna

Lalu agungkan Tuhanmu
Angkat tanganmu
Rengkuh kebersamaanmu
Angkat tanggungjawab jasmanimu
Kembalilah ke dunia
Hanya bersama Dia

Solituda

Bertahanlah dengan kesunyian
Berkacalah setiap waktu
Percayai hanya pantulan dalam bentukmu
Karena kau tak pernah benar-benar tahu siapa yang akan kau hibur

Jiwamu adalah juga rumah hewan buasmu
Kepekatan pikiranmu adalah air liurnya
Kau tak bisa memotong cakarnya
Hanya usahakan jangan pernah ia digunakan